Rabu, 08 Agustus 2012

Rangkai Kata #3

Buliran air menggenang disudut mata, sungguh pagi yang pilu...
Aku berusaha menjadi batang pohon yang kuat, namun aku termasuk ranting yang rapuh, terlalu rapuh...

Sayang ini tergerus oleh rasa cemburu dan ego...
Kucoba untuk tundukkan hati, namun tak kau lihat...
Aku hanya jelmaan cinta yang tak kau harap.
Dihadapnya begitu menggunung salahku, tak indahkan laju kata penjelasan.
Tak ada artinya kata terlontar dari sudutku, begitu hambar terdengar olehnya.

Tersadar dan selalu tersadar akan diri ini,
Aku yang terlalu lemah dan rapuh tak dapat imbangi diri yang begitu kuat dan kokoh...
Cambukkan ini terlalu keras, robohkan tiang penyangga hati, melebur derai airmata.

Rangkai Kata #2


“Goyah hati meredam rindu,
Gontai langkah menapaki hari hampa,
Letih raga menopang getar cinta,
Sayu mata menahan rintik airmata”.