Rabu, 10 November 2010

Cemas dan Gundah

Wahai Engkau Sang Pemilik Hati....
Aku tak mengerti dengan kondisi seperti ini, rasa cemas tak kunjung hilang dari hati... tak henti buatku gundah..
Sering ku merasakan hal seperti ini, terlebih saat2 menjelang pergantian umurku...
Ingin rasanya ku teriak, menangis sejadi jadinya, namun ini tak membantuku...
Aku membutuhkan-Mu..
Beri aku ketenangan, beri aku kenyamanan...
Aku merindukan-Mu...

Kuperhatikan jarum jam yg bergerak,
detik... menit... jam... sehingga hari pun berganti.
Wahai Hari Esok...
Sambut aku dengan suara adzan subuh di saat fajar datang
Sambut aku dengan hangatnya mentari di pagi hari
Sambut aku dengan suara adzan dzuhur ditengah teriknya mentari di siang hari
Sambut aku dengan suara adzan ashar
Sambut aku dengan suara adzan maghrib sambut indahnya mentari terbenam di sore hari
Sambut aku dengan suara adzan isya
Sambut aku dengan semilir angin, pesona langit bercahaya bulan dan taburan bintang
Hingga akhirnya akhir dari cerita ku hari ini berujung dengan lelapnya aku di peraduan mimpi

Selalu... dan selalu seperti ini....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar